Seuntai Mutiara


Persahabatan sejati tidak terlihat dari banyaknya pertemuan. Tapi persahabatan sejati terlihat dari tulusnya seorang sahabat menyebut nama sahabatnya dalam setiap doanya.

"Semua pasti ada hikmahnya... Di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan... "

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

Orang yang paling berkesan dalam hidupmu adalah orang yang mampu mencintaimu ketika kamu bukan seseorang yang mudah dicintai





Senin, 23 Maret 2009

Blog Penghina Nabi Muhammad SAW muncul lagi


Dini hari ini menjelang waktu shubuh, sembari memonitor kerjaan dari tadi malam kubuka info dari sebuah blog yang akhirnya mengarah ke sebuh situs yang cukup membuat gerah kaum muslim jika mereka mengetahuinya. Memangnya ada apa ? Begini berita yang saya baca :


"Masih ada saja orang yang ingin menghina Nabi Muhammad, orang yang mulia. Sebuah blog baru muncul dengan nada yang sangat kotor, memberikan penghinaan pada Nabi kebanggaan umat Islam.

Tidak seperti sebelumnya blog penghina Nabi Muhammad SAW terdahulu yang langsung ditutup, maka untuk blog yang beralamat di teswordpress.wordpress.com belum juga diblokir, bahkan penulisnya masih bisa memasukan postingan baru.

Postingan di blog yang penuh dengan kebencian terhadap Muhammad SAW yang mulia ini, terakhir ditulis pada tanggal Kamis 12 Maret 2009. Di postingan terbarunya, si penulis mengajak agar pada Pemilu 2009 mendatang untuk tidak golput.

Akan tetapi, isi di blog tersebut masih saja menjelek-jelekkan Muhammad SAW sebagai pedofil dan utusan Setan Lucifer. Di dalam tulisan itu juga menunjuk salah satu peserta partai pemilu sebagai partai yang harus dipilih.

Dalam pantauan, Sabtu (14/3/2009), selain ada postingan baru, tampilan latarbelakangnya juga berubah. Ini seolah menunjukan kalau penulis blog ini tidak takut dengan penolakan sebagian besar umat Islam yang terluka karena isi tulisannya.

Belum ditutupnya blog ini, menjadi pertanyaan apakah pemerintah tidak serius untuk memblokir blog-blog negatif seperti ini. Sebelumnya, salah satu penggiat blog yang juga Bapak Blogger Indonesia Enda Nasution akan segara mengirimkan surat kepada Wordpress agar blog tersebut segera ditutup."

(muslimdaily.net/rmd/okz)


sumber : www.muslimdaily.net - Blog Penghina Nabi


Hingga shubuh ini, blog tersebut masih dapat diakses. Di mana keberadaan pihak berwenang sampai saat ini ? Saya hanya berharap pada pihak berwenang termasuk dalam hal ini pihak kepolisian juga pemerintah dapat segera menutup dan memblokir situs-situs negatif seperti ini.


Di saat umat Islam yang lain semangat menyiarkan maulid Nabi Muhammad SAW, membaca perjalanan hidupnya melalui riwayatnya, mereka (baca: penulis blog dan sebangsanya) malah membuat ulah. Terlihat sekali kebencian yang tertulis di dalamnya meskipun hanya membacanya sekilas saja. Sudah seharusnya kita sebagai manusia biasa seperti kita menjadikan kanjeng Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan bagi kita. Tidak ada manusia yang lebih pantas kita idolakan selain Nabi Muhammad SAW.


Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, para keluarga dan para pengikutnya hingga hari kiamat.



Berikut screenshot blognya ...

Blog Penghina Nabi Muhammad SAW



erpa signature
26 Rabi'ul Awwal 1430 H / 23 Maret 2009 M - 04.51


Jumat, 20 Maret 2009

Kampanye, Kepentingan Golongan di atas Kepentingan Umum


Hari ini ada yang buat saya dongkol. Apa itu ??? Hari Jum'at yang siangnya diselingi oleh acara kampanye partai-partai politik. Saya tau hari Jum'at itu adalah hari baik yang lebih baik daripada hari lainnya di satu minggu. Tapi,,, mereka telah mengganggu aktifitas dari sekian banyak masyarakat yang hari ini bekerja. Salah satunya yah saya.

Apa pasal ??? Begini tho'. Seperti biasa, jika dapat shift siang di hari Jum'at maka saya sholat Jum'at di masjid dekat rumah. Baru sehabis itu berangkat ke kantor. Perjalanan ke kantor pun tidak bisa dibilang sebentar. Mengapa ???
Jawabannya :
Pertama. Rumah tempat tinggal saya ada di wilayah Jakarta Timur. Sementara kantor saya ada di wilayah Jakarta Barat. Itu pun harus melalui Jakarta Pusat terlebih dahulu.
Kedua. Berangkat dari rumah haruslah menggunakan angkutan umum dan tiga kali naik turun angkot. Secara, saya adalah salah seorang rakyat kebanyakan yang masih mengidolakan bus kota dan angkot lainnya sebagai sarana transportasi.

Selesai sholat Jum'at, dengar-dengar berita di televisi bahwa siang hari ini (Jum'at 23 Rabi'ul Awwal 1430 H / 20 Maret 2009 M) akan diadakan kampanye partai politik di DKI Jakarta. Nah lho,,, hari ini shift siang pula. Segera berkemas, siap-siap berangkat. Semoga tidak ada halangan.

Dari rumah ke arah Jatinegara tidak ada masalah. Yang menjadi masalah adalah supirnya bawa angkotnya rada lama. Maklum habis sholat Jum'at penumpang mulai rame atau tidak sama sekali. Nah, di Jatinegara itu baru terasa.

Hampir setengah jam nunggu bus yang ke arah Senen kok lama banget tak muncul juga. Tadi di berita yang saya dengar, memang ada salah satu parpol yang akan kampanye siang ini di DKI yang mengerahkan massa ke satu titik dan dalam pengerahan massa itu mereka menyewa bus kota umum yang semestinya siang itu akan menarik penumpang, termasuk saya.

Mata terfokus di titik dimana bus biasa muncul. Diantara 3 bus yang biasa lewat, kok belum juga satupun yang lewat siang itu. Padahal sudah hampir telat. Dongkol level 1 mode ON. Padahal biasanya hanya lima belas menit waktu yang dibutuhkan untuk menanti kedatangan bus. Frekuensi datangnya bus itu pun semakin merenggang satu sama lain yang biasanya cukup rapat yang sebanding dengan jumlah penumpang yang akan diangkut.

Berikut beritanya :



Terimakasih untuk tvOne

Sudah setengah jam kemudian baru ada yang muncul. Alhamdulillah dapat yang AC, secara siang tadi panas terik. Begitulah perjalanan sampai Senen, lumayan lancar. Menjelang Senen barulah kemacetan panjang terjadi. Dongkol level 2 mode ON. Sudah gitu, massa yang memakai bus kota untuk ke tempat kampanye parkir busnya di pinggir jalan sambil membawa atribut yang menambah semaraknya sampah di kota ini.

Alhamulillah, setelah berjalan sedikit ke Senen, status kembali menunggu bus untuk jilid dua. Sama saja. Hampir dua puluh lima menit lebih ku tunggu bus yang ke arah Tangerang tiba. Dongkol level 3 mode ON.

Ditambah pusingku lagi dengan konvoi para simpatisan dari salah satu parpol yang menaiki bus umum salah satunya Metro Mini. Dongkol level 4 mode ON. Di ujung sana akhirnya kulihat sesosok bus kota yang tampak menyenangkan hati. Akhirnya naik pula lah aku.

Perjalanan masih ada sepertiga jalan. Mencoba bersabar di dalam bus kota dan ada saja para simpatisan lagi yang lewat dan menambah kepusingan. Dongkol level 5 mode ON. Daripada memikirkan mereka yang tidak peduli pada dirinya sendiri bahan orang lain lebih baik melihat jauh ke depan kaca bus sambil diiringi para seniman jalanan ibukota yang menghibur mencoba untuk bertahan hidup demi sesuap nasi di ibukota yang lebih kejam daripada ibu tiri ini.

Yup. Sampailah saya di gerbang tol. Sudah pastilah telat. Berjalan tak usah berlari pikirku, toh sudah telat juga. Ketika absen, ternyata telat 35 menit. Dongkol level 6 mode ON. Sial.

Yang tidak ku habis pikir :

1. Mereka yang hari ini berkampanye adalah parpol besar. Mengapa mencari bus yang dipakai untuk masyarakat umum beraktifitas ?. Mengapa bukan bus yang biasa memang diperuntukkan pada pemakaian acara dan perjalanan tertentu ?. Apakah mereka sudah kehabisan modal kampanye ?

2. Tetap saja mereka berkampanye namun masyarakat umum yang jadi korban. Mengapa kampanye tidak melalui kumpulan-kumpulan parpol sendiri dan di lingkungannya. Bukankah kalian sudah ada para kader ?. Sampai mereka beramai-ramai turun ke jalan dan konvoi sehingga memacetkan jalanan ibukota yang macet semakin bertambah macet. Dimana budi pekerti kalian untuk saling menghargai. Bilangnya untuk semua.

Menurut saya :
"Kampanye, Kepentingan Golongan di atas Kepentingan Umum."

Maaf bila ada yang tidak setuju.





erpa signature
Jum'at 23 Rabi'ul Awwal 1430 H / 20 Maret 2009 M - 21.42

Senin, 09 Maret 2009

Hari Terakhir IBF

Setelah seminggu berlangsung, acara tersebut masih saja diramaikan oleh khalayak ramai. Semakin hari sepertinya semakin ramai saja pengunjungnya. Akhirnya, di tengah-tengah kota yang sudah banyak acara yang segabrek tak banyak memberi manfaat muncullah satu acara yang ditunggu-tunggu oleh para penantinya. Apalagi kalau bukan Islamic Book Fair. Acara yang terselanggara selama 8 hari di setiap tahunnya itu mampu menyedot cukup dari lebih pengunjung yang diharapkan. Buktinya, saat hari terakhir kemarin yaitu hari Ahad 8 Maret 2009 M yang bertepatan dengan 11 Rabi'ul Awwal 1430 H, pengunjungnya makin membludak.

Hari terakhir yang juga telah kunantikan. Lagi, ku berangkat sendiri. Adikku memang susah jadwalnya. Sudah ku rencanakan untuk mengajaknya melihat pameran namun masih juga terhalang tugas sekolah yang menumpuk. Sebelum berangkat, kusempatkan untuk mendengarkan pengajian yang menjadi santapanku di hari Ahad di radio kesayangan, apalagi kalau bukan rasfmjakarta. Kalau saja hari ini tak ada acara selain IBF tentulah ku berangkat ke sana. Sudah lama rasanya tak ke Masjid Al Barokah lagi mendengarkan untaian ilmu. Itu karena jadwal hari kerjaku memang tak menentu. Namun, alhamdulillah ada radio kesayangan yang selalu menemani di rumah. Hari itu memang ada acara yang tidak biasa di sana yaitu Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri oleh banyak kyai dan habaib. Sayang memang jika tak datang.

Setelah selesai, sholat Zuhur lalu berangkat juga ke lokasi. Namun, adikku malah nangis, duh kasian. Lagian juga, tugas ditumpuk semua, gitu deh. Pertama, mampir ke sekolah seperti biasa. Meskipun sudah lulus tahun lalu, masih saja anak2 angkatan biasa kumpul depan sekolah di warung. Namun, hari Ahad ini sepi. Ada juga acara reuni akbar yang sepertinya banyak yang jauh angkatannya dari ahun lalu. Dah pada punya anak ampe cucu kali yah :D.

Tadinya, ku kira ada seseorang yang bisa diajak bareng namun tak ada. Ya sudahlah, sendiri lagi. Lagi pula sendiri itu tidak merepotkan orang lain. Bawa diri gampang. Kalau lah lari dikejar orang tak dikenal atau juga yang dikenal sebagai copet bisa lari sendirian :D, moga-moga jangan. Biasa, naik Transjakarta sampai Dukuh Atas dan sambung yang ke arah Gelora. Namun, di sana telah terlihat dua peradaban manusia yang berbeda penampilan dan jiwa dari masing-masing kelompok.

Kelompok satu, tidak lain para manusia yang berpenampilan sopan dan tidak mengundang perhatian. Itulah insan-insan muslimin dan muslimat yang bertujuan ke IBF di Istora. Kelompok dua, tidak lain para manusia yang berpenampilan agak semrawut dan cukup dari mengundang perhatian, itu menurut saya. Mengapa begitu ? Itu karena ciri penampilan mereka yang bisa dibilang serba : hitam dan mengerikan bagi sebagian manusia lainnya yang hadir. Rambutnya saja, dicat warna warni dan dicukur semaunya. Entah untuk apa tujuannya. Korban mode, mungkin itulah artinya. Mereka tampaknya berjalan ke arah yang berlainan, yaitu ke arah Stadion. Kalau lah mereka bermaksud ke Istora, silakan saja. Namun, bisa-bisa acaranya malah bubar, hihihii...:D.

Sudahlah, lupakan saja iklan itu. Toh, selama tak mengganggu, mereka juga tetap manusia. Akhirnya, sampai juga di lokasi. Senengnyaaaa,,,. Podium, biasa lah tempat paling asyik untuk istirahat setelah berjalan lama. Atur strategi, tadi dari rumah dititipkan untuk beli sebuah AQ tajwid yang berwarna oleh 'nyak'. Bukan 'dititipin' sih, namun 'dipesenin buat dibeliin'. Ya sudahlah, apa pun artinya. Berjalan mulai dari ruangan luar. Subhanallah, makin rame ternyata pengunjungnya. Jalan pun susah, apalagi di pintu-pintu perbatasan. Mulai dari anak-anak yang masih berstatus siswa dan siswi SD ataupun Ibtidaiyyah, SMP atau Tsanawiyyah, SMA atau Aliyyah sampai mahasiswa dan para orang tua yang mencari buku-buku sebagai sarana informasi yang bermutu.

AQ yang dimaksud akhirnya kutemukan juga stand yang menjualnya. Setelah hampir 355 derajat mengelilingi lorong Istora. Ternyata, setelah kutanya-tanya, harga yang ditawarkan masih cukup isi kantong ini untuk membelinya dan itu pun sudah diskon karena hari terakhir pameran dan sekali lagi hanya di pameran yang diadakan setahun sekali dan di hari terakhir. Semoga, ini bisa jadi salah satu yang dapat ku jadikan hadiah untuk 'nyak'ku :D.

Setelah dapat, istirahat lagi di podium. Nampaknya dua cumi tadi yang hari ini katanya mau hadir lagi hari ini hampir ketemu. Mereka ternyata ada di podium di belakang di atas sebelah sana. Ahhh, kerjain dulu via SMS. Namun sepertinya masih serius percakapannya. Sudahlah. Setelah beberapa lama, ku hampiri juga. Lama juga ku tak tatap muka dengan mereka. Biasa, tak jauh masih aja becanda obrolannya. Setelah acara nasyid dimulai, kami turun dan muter-muter lagi karena kondisi sudah tak enak untuk mengobrol karena kalah sama para munsyid yang beraksi di panggung. Muter lagi, cari buku lagi. Akhirnya, ku pisah dengan dua cumi itu dan membeli lima buku kecil yang cukup berbobot isinya. Habis itu, sholat Ashar dan mengantri lagi. Tapeee deh. Panjang pula antriannya. Sabar.

Waktunya muter untuk terakhir. Yakin tak ada buku yang mau dibeli lagi langsung pulang. Mengingat pagi esok (maksudnya hari ini saat penulisan postingan ini) ku harus masuk seharian dari pukul 7 pagi sampai pukul 9 malam di hari yang sangat istimewa ini. Mengapa begitu istimewa ? Karena tidak lain dan tidak bukan hari ini menurut kalender Hiriyyah merupakan tanggal dimana Nabi Muhammad SAW junjungan kita dilahirkan dan diperingati sebagai Maulid Nabi Muhammad SAW yang merupakan salah satu tradisi yang sudah dilakukan oleh para pengikut Rasulullah SAW dari dulu hingga sekarang ini di berbagai belahan dunia. Biar saja mereka yang tak mengakui Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi akhir zaman mereka. Mereka itulah orang-orang yang hanya berfikir sekehendak hatinya. Mengakui Nabi lain setelah Nabi Muhammad SAW.



erpa signature
12 Rabi'ul Awwal 1430 H / 9 Maret 2009 M - 21.38

Minggu, 01 Maret 2009

Hari pertama IBF 1430 2009

Alhamdulillah, akhirnya hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Memangnya ada apa sih ? ada ulang tahun kah ?, bukan kawan. Hari itu adalah hari Sabtu tanggal 28 Februari 2009 M yang bertepatan dengan 3 Rabi'ul Awwal 1430 H. Memangnya ada apa pada hari itu ? Begini lho, sabar...
Jadi, hari Sabtu itu adalah hari pembukaan IBF 1430/2009 (liat donk postingan sebelumnya di sini) yang sudah lama kutunggu-tunggu. Sampai-sampai, kuhitung dari jadwal shift yang berlaku di kantor untukku. Apakah hari itu dapat libur ataukah malah masuk ? Alhamdulillah, ternyata Allah Mahatahu apa yang hamba-Nya inginkan. Jadwal yang benar-benar patut kusyukuri karena di hari pembukaan dan penutupan itu ternyata juga hari liburku. :D

Memang seperti biasanya di setiap tahun di bulan dan minggu yang sama yaitu minggu pertama di bulan Maret menurut kalender Masehi, sudah menjadi suatu kegiatan yang biasa menyita banyak perhatian dari makhluk-makhluk sebangsa denganku yaitu cumi community :D. InsyaAllah, kami tidak akan absen dari acara yang satu ini jika tidak ada hal-hal mendadak yang sangatlah amat penting sekali. Biarpun jadwal kegiatan telah berlainan semangat masih tetap ada untuk berangkat ke sana. Kali ini aku datang sendirian. Tanya kenapa ??? yah karena itu tadi, jadwal yang telah berlainan dimana aku libur disaat orang-orang masuk dan orang-orang masuk di saat akau libur. Sebagai gantinya, tadinya mau ajak adikku yang juga memang ingin ikut ke sana dari dulu. Namun, karena hari Jum'at sebelumnya dia berobat ke dokter gigi jadi ndak bisa ikut deh karena masih harus minum obat, duh kesian juga sih. Jadilah aku sendirian mode ON berangkat ke sana.

Meskipun berangkat dari rumah rada mendung dan daripada ditahan di rumah lebih lama lagi. Setelah sampai di sekitar sekolah malah hujan deras :(. Sesampainya di sekolah yang telah lulus ku dari sana, ku sholat Zuhur dulu karena paling tidak sampai di lokasi sudah mendekati Ashar. Setelah sholat Zuhur dan ku cari-cari gerombolan kawan kelasku dulu yang biasanya duduk berkumpul di warung depan sekolah namun yang muncul hanya 4L (lu lagi lu lagi :D), padahal jarang-jarang ku bisa libur di hari Sabtu seperti ini dan bisa main ke sekolah.

Yah, kita lalu lanjutkan perjalanan. By the way, sekarang lanjut naik Transjakarta yang biasa disebut busway. Kalo diliat dari penggunaan katanya sih lebih tepat memakai kata Transjakarta, tanya kenapa ? karena busway itu kalo diartikan kan artinya jalanan bus. Kalo Transjakarta sendiri itu memang nama busnya. Yah seperti cap merk berikut : Metro Mini dan Kopaja dan sebangsanya gitu lah. Jadi inget tahun-tahun sebelumnya PSG di salah satu perusahaan terbaik yang pernah menjadi pendidikan keterampilan ku di salah satu gedung di tengah-tengah jalanan protokol ibukota ini. Dulu, di tiga bulan pertama, berangkat dan pulang masih naik bus itu dan tebak sendiri lah suka dan duka menjadi penumpang bus Transjakarta.

Sampai di shelter, beli karcis ternyata harganya masih sama (Alhamdulillah :D). Ya sudah tinggal nunggu bus yang lewat. Biasa 5 sampe 10 menit mesti berdiri di depan pintu kaca sambil tengak-tengok ke arah datangnya bus. Eh sekalinya ada, rada penuh. Karena hari sudah semakin siang maka naiklah aku. Yang pasti, tak ada lagi kursi kosong untuk duduk atau kursi yang diharapkan akan kosong karena di sana umumnya penumpangnya perempuan. Yah kalo lah seorang nenek aku maklum. Namun kalo sampe rebutan sama mba-mba yang masih muda bakalan kalah debat deh, susah diemnya :D. Yah terima aja sampe shelter transit di Dukuh Atas 2 tetap berdiri lalu jalan ke shelter Dukuh Atas untuk yang ke arah Gelora. Sudah pasti numpuk juga penumpangnya.

Setelah beberapa lama, akhirnya bisa juga masuk dan setelah melalui kira-kira 4 shelter sampailah aku di shelter Gelora Bung Karno tempat acaranya diadakan. Berjalan sekitar kurang lebih 1 km ke Istora dan sampailah. Jadi inget dulu waktu ke pameran tahun lalu gara-gara 2 cumi yang lain kabur entah kemana jadi pulang duluan sendirian deh (au dah pada nyariin :D). Masuk dari pintu samping namun keluar lagi mencari pintu utamanya buat ambil brosur-brsosur dan pamlet yang ada (au dah kaya orang apa aja, udah masuk malah keluar lagi :D).

Yah, waktunya kita cuci mata untuk liat buku-buku baru yang menarik yang mereka pamerkan dan twarkan kepada para konsumen sekalian. Sebelumnya, dari rumah sudah ada buku yang ingin ku beli semoga aja ada. Ternyata memang ada (Alhamdulillah :D). Ini sekaligus buku yang akan menjawab dan menghempaskan kita untuk mengetahui rahasia kebenaran dari seseorang yang telah kita nantikan sebagai kebaikan namun malah menjadi calon masalah baru. Nanti kapan-kapan bisa saya ulas di blog ini. Setelah capek muter-muter, akhirnya 5 buku yang aku harap jadi untuk membeli di hari itu. Setelah sholat Ashar, akhirnya muter-muter untuk yang erakhir kali sambil membeli buku yang sudah direncanakan. Alhamdulillah, 5 buku sudah terbeli. Tinggal tunggu dibaca gantian deh :D.

Setelah capek yah istirahat sebentar dan pulang dari pintu utama menuju shelter Gelora Bung Karno. Inilah saat yang kurang mengenakkan untuk perjalanan menumpang bus Transjakarta. Pastilah di Dukuh Atas seperti antrian orang mengambil jatah sembako saja. Berdiri lagi. Sampai di dekat sekolah sudah maghrib dan sesaat sholat di masjid tercinta di 26. Eh tidak taunya, ada kawan sekelas yang sudah datang (biasa baru dateng sore-sore, pulang subuh-subuh :D). Namun, Sabtu ini dirasa sepi ketimbang hari sebelumnya. Karena sesama NOC baru jadi ya gitu lah obrolannya. Akhirnya, NOC master pun datang. Tak lain dan tak bukan bang Moco. Koq dirasa malam Ahad ini saatnya NOC yang pada kumpul yah ? Obrolan dah panjang ngalor-ngidul masalah jaringan, akhirnya kuputuskan untuk pulang karena pukul 8 sudah malam ini dan besok Ahad waktunya kembali bertugas dan shift pagi pula. Untunglah supir angkotnya tidak bikin bete, bisa diajak ngobrol :D.


erpa signature
4 Rabi'ul Awwal 1430 H / 1 Maret 2009 M - 17.01 WIB

Selintas Kata Tersurat


"It is not just words but the feeling in one's heart"

Terlintas di benak saya ketika menanggapi ada seseorang anak manusia yang sedang mencoba untuk mulai mengerti seperti apa rasa cinta kepada manusia lainnya.

Dzulhijjah 1430 H / Desember 2009 M

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Blog ini berisi pengalaman saya tentang pengetahuan seputar teknik komputer dan jaringan serta pengalaman-pengalaman lainnya yang bisa menginspirasi Anda. Selain itu berisikan semua hal dari uneg-uneg sampai motifasi dan renungan bagi diri pribadi. Juga gaya hidup dan informasi lainnya yang berguna ada di sini. :D

Republika Online RSS Feed

Jadwal Waktu Sholat untuk Daerah Jakarta Raya dan Sekitarnya

Trafik Para Pembaca Blog

free counters