Seuntai Mutiara


Persahabatan sejati tidak terlihat dari banyaknya pertemuan. Tapi persahabatan sejati terlihat dari tulusnya seorang sahabat menyebut nama sahabatnya dalam setiap doanya.

"Semua pasti ada hikmahnya... Di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan... "

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

Orang yang paling berkesan dalam hidupmu adalah orang yang mampu mencintaimu ketika kamu bukan seseorang yang mudah dicintai





Rabu, 08 April 2009

Lafadzh Allah Saat Aksi Menuntut Pembubaran Ahmadiyah

Subnahanallah,,, saat sedang buka-buka artikel di internet di dini hari ini, ada satu berita menarik yang layak untuk saya bagikan juga kepada Anda sekalian. InsyaAllah, ini adalah suatu pertanda yang baik untuk membubarkan Ahmadiyah. Berikut ulasan berita yang saya baca pagi ini.

"Puluhan Ribu massa Forum Umat Islam (FUI) hari ini Rabu, (1/4) yang mendatangi istana Negara menuntut pembubaran Ahmadiyah mendapatkan fenomena yang jarang terjadi, yaitu munculnya Lafadzh Allah di langit tepat di atas langit masa aksi.

Lafadzh Allah

Aksi dimulai dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan shalawat diiringi team Hadhroh dari FPI dan pembacaan bait-bait sejarah ringkas Baginda Nabi Muhammad SAW oleh para Habaib dan Kyai yang datang. Diakhiri do’a khatam maulid oleh Habib Muhzin bin Zeyd Al-Aththas.

Setelah itu diagendakan penyampaian orasi-orasi dari beberapa tokoh Ulama dan Habaib se-Indonesia yang hadir. Namun sebelum dimulai orasi tersebut aksi ini, ditengah kekhusukan ratusan peserta aksi ini secara tiba-tiba mereka serentak mengumandangkan takbir saat tampak segurat awan putih bertuliskan lafadz Allah di beberapa titik di langit yang cerah.

Tercatat ada lima awan berlafal Allah dan satu awan berlafal Nabi Muhammad terlihat oleh massa yang berdemo di depan Istana Negara

Melihat hal tersebut, pengasuh pondok pesantren Assiddiqiyah, KH. Nur Muhammad Iskandar SQ yang sebelumnya melakukan orasi langsung menghentikan pidatonya. "Allahuakbar... Allahuakbar," kata KH. Nur Muhammad Iskandar SQ sambil menunjuk ke arah awan bertuliskan lafal Allah di depan Istana Merdeka. Sementara itu, massa yang berkumpul kemudian melihat ke arah yang ditunjuk KH. Nur Muhammad Iskandar SQ. Kalimat takbir pun bermunculan dari bibir peserta aksi. "Allahuakbar... Allahuakbar," teriak mereka.

Lafal Allah yang terbentuk di awan-awan itu memang tampak jelas. Tiga awan masing-masing terlihat di langit penjuru utara, timur, dan barat. Lainnya terlihat sekilas namun langsung hilang beberapa menit kemudian.

Menurut Orasi KH. Nur Muhammad Iskandar SQ dengan munculnya fenomena tersebut menjadi pertanda baik bahwa aksi yang digelar oleh FPI bersama ormas-ormas islam yang tergabung dalam FUI di ridhoi oleh Allah SWT. (mj/www.suara-islam.com)"

Dikutip penulis dari Suara-Islam.com

Apakah masih ada yang menganggap Ahmadiyah dan jaringannya tidak harus dibubarkan ???



erpa signature
Rabu, 12 Rabi'ul Akhir 1430 H / 8 April 2009 M - 03.33 WIB

Senin, 23 Maret 2009

Blog Penghina Nabi Muhammad SAW muncul lagi


Dini hari ini menjelang waktu shubuh, sembari memonitor kerjaan dari tadi malam kubuka info dari sebuah blog yang akhirnya mengarah ke sebuh situs yang cukup membuat gerah kaum muslim jika mereka mengetahuinya. Memangnya ada apa ? Begini berita yang saya baca :


"Masih ada saja orang yang ingin menghina Nabi Muhammad, orang yang mulia. Sebuah blog baru muncul dengan nada yang sangat kotor, memberikan penghinaan pada Nabi kebanggaan umat Islam.

Tidak seperti sebelumnya blog penghina Nabi Muhammad SAW terdahulu yang langsung ditutup, maka untuk blog yang beralamat di teswordpress.wordpress.com belum juga diblokir, bahkan penulisnya masih bisa memasukan postingan baru.

Postingan di blog yang penuh dengan kebencian terhadap Muhammad SAW yang mulia ini, terakhir ditulis pada tanggal Kamis 12 Maret 2009. Di postingan terbarunya, si penulis mengajak agar pada Pemilu 2009 mendatang untuk tidak golput.

Akan tetapi, isi di blog tersebut masih saja menjelek-jelekkan Muhammad SAW sebagai pedofil dan utusan Setan Lucifer. Di dalam tulisan itu juga menunjuk salah satu peserta partai pemilu sebagai partai yang harus dipilih.

Dalam pantauan, Sabtu (14/3/2009), selain ada postingan baru, tampilan latarbelakangnya juga berubah. Ini seolah menunjukan kalau penulis blog ini tidak takut dengan penolakan sebagian besar umat Islam yang terluka karena isi tulisannya.

Belum ditutupnya blog ini, menjadi pertanyaan apakah pemerintah tidak serius untuk memblokir blog-blog negatif seperti ini. Sebelumnya, salah satu penggiat blog yang juga Bapak Blogger Indonesia Enda Nasution akan segara mengirimkan surat kepada Wordpress agar blog tersebut segera ditutup."

(muslimdaily.net/rmd/okz)


sumber : www.muslimdaily.net - Blog Penghina Nabi


Hingga shubuh ini, blog tersebut masih dapat diakses. Di mana keberadaan pihak berwenang sampai saat ini ? Saya hanya berharap pada pihak berwenang termasuk dalam hal ini pihak kepolisian juga pemerintah dapat segera menutup dan memblokir situs-situs negatif seperti ini.


Di saat umat Islam yang lain semangat menyiarkan maulid Nabi Muhammad SAW, membaca perjalanan hidupnya melalui riwayatnya, mereka (baca: penulis blog dan sebangsanya) malah membuat ulah. Terlihat sekali kebencian yang tertulis di dalamnya meskipun hanya membacanya sekilas saja. Sudah seharusnya kita sebagai manusia biasa seperti kita menjadikan kanjeng Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan bagi kita. Tidak ada manusia yang lebih pantas kita idolakan selain Nabi Muhammad SAW.


Semoga shalawat dan salam selalu tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, para keluarga dan para pengikutnya hingga hari kiamat.



Berikut screenshot blognya ...

Blog Penghina Nabi Muhammad SAW



erpa signature
26 Rabi'ul Awwal 1430 H / 23 Maret 2009 M - 04.51


Jumat, 20 Maret 2009

Kampanye, Kepentingan Golongan di atas Kepentingan Umum


Hari ini ada yang buat saya dongkol. Apa itu ??? Hari Jum'at yang siangnya diselingi oleh acara kampanye partai-partai politik. Saya tau hari Jum'at itu adalah hari baik yang lebih baik daripada hari lainnya di satu minggu. Tapi,,, mereka telah mengganggu aktifitas dari sekian banyak masyarakat yang hari ini bekerja. Salah satunya yah saya.

Apa pasal ??? Begini tho'. Seperti biasa, jika dapat shift siang di hari Jum'at maka saya sholat Jum'at di masjid dekat rumah. Baru sehabis itu berangkat ke kantor. Perjalanan ke kantor pun tidak bisa dibilang sebentar. Mengapa ???
Jawabannya :
Pertama. Rumah tempat tinggal saya ada di wilayah Jakarta Timur. Sementara kantor saya ada di wilayah Jakarta Barat. Itu pun harus melalui Jakarta Pusat terlebih dahulu.
Kedua. Berangkat dari rumah haruslah menggunakan angkutan umum dan tiga kali naik turun angkot. Secara, saya adalah salah seorang rakyat kebanyakan yang masih mengidolakan bus kota dan angkot lainnya sebagai sarana transportasi.

Selesai sholat Jum'at, dengar-dengar berita di televisi bahwa siang hari ini (Jum'at 23 Rabi'ul Awwal 1430 H / 20 Maret 2009 M) akan diadakan kampanye partai politik di DKI Jakarta. Nah lho,,, hari ini shift siang pula. Segera berkemas, siap-siap berangkat. Semoga tidak ada halangan.

Dari rumah ke arah Jatinegara tidak ada masalah. Yang menjadi masalah adalah supirnya bawa angkotnya rada lama. Maklum habis sholat Jum'at penumpang mulai rame atau tidak sama sekali. Nah, di Jatinegara itu baru terasa.

Hampir setengah jam nunggu bus yang ke arah Senen kok lama banget tak muncul juga. Tadi di berita yang saya dengar, memang ada salah satu parpol yang akan kampanye siang ini di DKI yang mengerahkan massa ke satu titik dan dalam pengerahan massa itu mereka menyewa bus kota umum yang semestinya siang itu akan menarik penumpang, termasuk saya.

Mata terfokus di titik dimana bus biasa muncul. Diantara 3 bus yang biasa lewat, kok belum juga satupun yang lewat siang itu. Padahal sudah hampir telat. Dongkol level 1 mode ON. Padahal biasanya hanya lima belas menit waktu yang dibutuhkan untuk menanti kedatangan bus. Frekuensi datangnya bus itu pun semakin merenggang satu sama lain yang biasanya cukup rapat yang sebanding dengan jumlah penumpang yang akan diangkut.

Berikut beritanya :



Terimakasih untuk tvOne

Sudah setengah jam kemudian baru ada yang muncul. Alhamdulillah dapat yang AC, secara siang tadi panas terik. Begitulah perjalanan sampai Senen, lumayan lancar. Menjelang Senen barulah kemacetan panjang terjadi. Dongkol level 2 mode ON. Sudah gitu, massa yang memakai bus kota untuk ke tempat kampanye parkir busnya di pinggir jalan sambil membawa atribut yang menambah semaraknya sampah di kota ini.

Alhamulillah, setelah berjalan sedikit ke Senen, status kembali menunggu bus untuk jilid dua. Sama saja. Hampir dua puluh lima menit lebih ku tunggu bus yang ke arah Tangerang tiba. Dongkol level 3 mode ON.

Ditambah pusingku lagi dengan konvoi para simpatisan dari salah satu parpol yang menaiki bus umum salah satunya Metro Mini. Dongkol level 4 mode ON. Di ujung sana akhirnya kulihat sesosok bus kota yang tampak menyenangkan hati. Akhirnya naik pula lah aku.

Perjalanan masih ada sepertiga jalan. Mencoba bersabar di dalam bus kota dan ada saja para simpatisan lagi yang lewat dan menambah kepusingan. Dongkol level 5 mode ON. Daripada memikirkan mereka yang tidak peduli pada dirinya sendiri bahan orang lain lebih baik melihat jauh ke depan kaca bus sambil diiringi para seniman jalanan ibukota yang menghibur mencoba untuk bertahan hidup demi sesuap nasi di ibukota yang lebih kejam daripada ibu tiri ini.

Yup. Sampailah saya di gerbang tol. Sudah pastilah telat. Berjalan tak usah berlari pikirku, toh sudah telat juga. Ketika absen, ternyata telat 35 menit. Dongkol level 6 mode ON. Sial.

Yang tidak ku habis pikir :

1. Mereka yang hari ini berkampanye adalah parpol besar. Mengapa mencari bus yang dipakai untuk masyarakat umum beraktifitas ?. Mengapa bukan bus yang biasa memang diperuntukkan pada pemakaian acara dan perjalanan tertentu ?. Apakah mereka sudah kehabisan modal kampanye ?

2. Tetap saja mereka berkampanye namun masyarakat umum yang jadi korban. Mengapa kampanye tidak melalui kumpulan-kumpulan parpol sendiri dan di lingkungannya. Bukankah kalian sudah ada para kader ?. Sampai mereka beramai-ramai turun ke jalan dan konvoi sehingga memacetkan jalanan ibukota yang macet semakin bertambah macet. Dimana budi pekerti kalian untuk saling menghargai. Bilangnya untuk semua.

Menurut saya :
"Kampanye, Kepentingan Golongan di atas Kepentingan Umum."

Maaf bila ada yang tidak setuju.





erpa signature
Jum'at 23 Rabi'ul Awwal 1430 H / 20 Maret 2009 M - 21.42

Selintas Kata Tersurat


"It is not just words but the feeling in one's heart"

Terlintas di benak saya ketika menanggapi ada seseorang anak manusia yang sedang mencoba untuk mulai mengerti seperti apa rasa cinta kepada manusia lainnya.

Dzulhijjah 1430 H / Desember 2009 M

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Blog ini berisi pengalaman saya tentang pengetahuan seputar teknik komputer dan jaringan serta pengalaman-pengalaman lainnya yang bisa menginspirasi Anda. Selain itu berisikan semua hal dari uneg-uneg sampai motifasi dan renungan bagi diri pribadi. Juga gaya hidup dan informasi lainnya yang berguna ada di sini. :D

Republika Online RSS Feed

Jadwal Waktu Sholat untuk Daerah Jakarta Raya dan Sekitarnya

Trafik Para Pembaca Blog

free counters