Seuntai Mutiara


Persahabatan sejati tidak terlihat dari banyaknya pertemuan. Tapi persahabatan sejati terlihat dari tulusnya seorang sahabat menyebut nama sahabatnya dalam setiap doanya.

"Semua pasti ada hikmahnya... Di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan... "

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

Orang yang paling berkesan dalam hidupmu adalah orang yang mampu mencintaimu ketika kamu bukan seseorang yang mudah dicintai





Kamis, 04 November 2010

Oktober Penuh Warna


Oktober ini, bulan yang di mana ku rasa senang jua ku rasa sedih. Campur jadi satu.

Senang karena banyak momen bahagia yang dilewati. Mulai dari milad mamaku di awal bulannya, yang kini beliau sudah berusia setangah abad. Melewati pahit manis nya kehidupan. Memiliki anak yang banyak merepotkan saja. Semoga disehatkan badannya, diberkahi hidupnya, dilancarkan rezekinya, diqobul do'a-do'anya, amin... :)

Juga senang karena pada hari kedua dan ketiga di bulan ini sahabat bebuyutan menyelenggarakan walimatul urusy. Untuk sahabatku dan suaminya, semoga kalian berbahagia di dunia juga di akhirat, dapat menjadikan keluarga yang baru dibentuk itu sebagai rumah tangga yang samara; sakinah mawaddah warahmah, amin.... :)

Jadi pengen juga... wkwkwk... :P

Satu lagi, setelahnya adalah jalan-jalan yang amat sangat jarang sekali terjadi. Tanya kenapa ? ndak usah ditanya lah... ribet jelasin jadwal shift saya. Ini aja dah beruntung bisa jalan ke Book Fair di Istora Senayan. Yaaah, tentunya ada yang spesial karena tidak sendiri seperti biasanya ke Book Fair. Alhasil beli satu buku sebagai oleh-oleh yang sudah lama diinginkan dari tahun lalu tapi baru ketemu lagi.

Adapun duka di bulan ini. Rekor sakit-sakitan dan izin tidak hadir ke kantor. Mulai dari ringan karena gerimisan sampai kurang minum juga menyerang tubuh ini. Hanya berharap bisa dikuatkan dan disehatkan untuk hari-hari, pekan, bulan dan tahun selanjutnya. Biar sakit kali ini dirasa manis sebagai pengingat bahwa bulan ini bukan bulan yang bisa dilupakan dengan mudah.

Momen terakhir ditutup dengan suka pula, akhirnya. Jalan-jalan yang kembali jarang terjadi. Bersyukur masih dikasih kesempatan jalan-jalan dengan dia. Semoga hari berikutnya selalu diberi kesempatan untuk menikmati kesehatan yang ada, juga nikmat keluangan waktu dari keterikatan dengan tanggungjawab. Amin... :)



Cobalah untuk ambil hikmah dan pesan yang tersirat dan tersurat dalam lagu ini.

Jangan Bersedih by Kanda

Jangan Bersedih
Dalam Menghadapi
Cobaan Hidup
Tiada Henti

Jangan Kau Lari
Dalam Menghadapi
Pastilah Nanti
'Kan Jadi Arti

Jangan Salahkan Siapa-Siapa
Atas Segala Yang Engkau Rasa
Coba Tenang Sejenak Lepaskan Fikiran
Tuhan Itu Ada

Bila Saja Setiap Manusia
Mensyukuri Semua Yang Ada
Kita Aakan Merasa Penuh Rasa Cinta
Kita Pun Bahagia



erpa

Rabu, 27 Dzulqo'dah 1431 H / 04 November 2010 M - 06.50 WIB


Selasa, 26 Oktober 2010

Mencari Teman Sejati


Mencari Teman Sejati
Senin, 25 Oktober 2010, 09:21 WIB


REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sebagai makhluk sosial, manusia memiliki kecenderungan untuk berteman. Islam menganjurkan untuk menjalin pertemanan dengan baik. Pertemanan yang di dalamnya saling menasihati untuk menetapi kebenaran dan kesabaran (QS Al-'Ashr [103]: 3). Islam juga mengingatkan penganutnya agar berhati-hati dalam memilih teman. Sayidina Ali RA pernah berkata, "Kalau kalian ingin melihat kepribadian seseorang, lihatlah bagaimana teman-temannya." Rasulullah juga mengingatkan, "Seseorang itu dipengaruhi oleh agama teman-temannya. Oleh sebab itu, berhati-hatilah dengan siapa kita bergaul."

Ali Zaenal Abidin berkata kepada putranya, "Wahai anakku, berhati-hatilah terhadap lima kelompok. Jangan berteman dan jangan berbicara kepada mereka, serta jangan menjadikannya teman dalam perjalanan." Lalu putranya bertanya tentang lima kelompok itu.

Sang ayah pun menjawab, "Pertama, berhati-hatilah dan jangan bergaul dengan orang yang berkata dusta. Dia bagaikan bayangan yang mendekatkan engkau dari sesuatu yang jauh dan menjauhkan engkau dari hal yang dekat. Kedua, berhati-hatilah dan jangan bergaul dengan orang yang fasik, sebab dia akan menjualmu seharga butiran atau lebih rendah dari itu."

"Ketiga, berhati-hatilah engkau dan jangan bergaul dengan orang kikir, sebab dia akan menjauhkanmu dari hartanya ketika engkau memerlukannya. Keempat, berhati-hatilah engkau dan jangan bergaul dengan orang yang dungu, sebab dia ingin mendapat manfaat darimu, tetapi mencelakakanmu. Kelima, berhati-hatilah dan jangan bergaul dengan orang yang tidak memperhatikan kerabatnya, sebab aku mendapatkannya sebagai orang yang dilaknat Alquran dalam tiga tempat (ayat)."

Nasihat itu menunjukkan bahwa pertemanan sejati dapat dijalin dengan kejujuran, ketaatan beragama, kedermawanan, kemauan belajar, dan silaturahim. Kejujuran dapat menunjukkan dan menerima kebenaran. Kedermawanan dapat mendekatkan hubungan antarmanusia. Kemauan belajar dapat membuat orang saling memahami dan menghargai. Sedangkan, silaturahim dapat menjalin persaudaraan, umur panjang, dan kelimpahan rezeki.

Dalam pandangan Islam, teman juga dapat berupa perilaku atau amal. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan mencari dan membinanya. Iman dan amal saleh dalam pandangan Islam dapat menolong dan menyelamatkan seseorang dari kehinaan.

Sayidina Ali ra. berkata, "Sesungguhnya, ada tiga jenis teman bagi seorang Muslim. Pertama, teman yang berkata, 'Aku bersamamu di kala engkau hidup atau pun mati,' dan inilah amalnya. Kedua, teman yang berkata, 'Aku bersamamu hanya sampai kuburanmu, kemudian meninggalkanmu,' Inilah anaknya."

"Ketiga, teman yang berkata, 'Aku bersamamu hingga engkau mati,' inilah kekayaannya yang akan menjadi milik ahli waris ketika dia meninggal." Amal salehlah yang dapat menolong seseorang tatkala menghadapi pengadilan Tuhan dan tatkala tiada seorang pun sebagai penolong." Oleh karena itu, setiap Muslim perlu memperhatikan etika pertemanan dan berusaha menjadi teman yang sejati.


Red: Budi Raharjo Rep: Oleh Nurkholik

Sumber: Republika OnLine




erpa
Selasa, 18 Dzulqo'dah 1431 H / 26 Oktober 2010 M - 23.35 WIB




Tarif Jasa Anak dan Ibu


Tarif Jasa Anak dan Ibu, mungkin itu judul yang saya coba ungkapkan untuk menjelaskan isi dari artikel kali ini. Bagi saya sendiri, ini bacaan yang sangat bagus dan bisa menggugah hati manusia berperasaan. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.


Saya coba kutip dari status Alhabib Muhammad Syahab


Ibnu Umar: Ada seorang laki-laki datang kepada Nabi Muhammad Saw dan berkata: “Saya telah melakukan suatu dosa besar, apakah mungkin dosa itu diampuni?”


Rasul bertanya: ”Apakah kedua ibu-bapakmu masih hidup?”
Lelaki itu dengan sedih menjawab: ”Keduanya telah meninggal dunia”.
Rasulullah Saw bertanya lagi: “Apakah kau punya saudara ibu?”
“Ya, punya”, jawab lelaki itu.
Maka kembali Rasul Saw bersabda: “Baktikanlah dirimu kepadanya”.‌


sambungan...



Alhabib Muhammad Syahab

Seorang anak mendapatkan ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur lalu menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu.

Si ibu segera mengesatkan tangannya menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak lalu membacanya.

Ongkos membantu ibu:

Tolong pergi ke kedai Rp 40.000
Tolong jaga adik Rp 40.000
Tolong buang sampah Rp 10.000
Tolong kemas bilik Rp 20.000
Tolong siram bunga Rp 30.000
Tolong sapu sampah Rp 30.000
Jumlah : Rp 170.000

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak sambil membelai kepala sang anak. Si ibu mengambil sebatang pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.

Ongkos mengandungmu selama 9 bulan - GRATIS
Ongkos berjaga malam kerana menjagamu - GRATIS
Ongkos air mata yang menetes keranamu - GRATIS
Ongkos kegusaran karena menghawatirkanmu - GRATIS
Ongkos menyediakan makan minum, pakaian, dan keperluanmu - GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku - GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, Saya Sayang Ibu.

Kemudian si anak mengambil pena dan menulis LUNAS pada muka surat yang ditulisnya.








erpa
Selasa, 18 Dzulqo'dah 1431 H / 26 Oktober 2010 M - 05:50 WIB






Selintas Kata Tersurat


"It is not just words but the feeling in one's heart"

Terlintas di benak saya ketika menanggapi ada seseorang anak manusia yang sedang mencoba untuk mulai mengerti seperti apa rasa cinta kepada manusia lainnya.

Dzulhijjah 1430 H / Desember 2009 M

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Blog ini berisi pengalaman saya tentang pengetahuan seputar teknik komputer dan jaringan serta pengalaman-pengalaman lainnya yang bisa menginspirasi Anda. Selain itu berisikan semua hal dari uneg-uneg sampai motifasi dan renungan bagi diri pribadi. Juga gaya hidup dan informasi lainnya yang berguna ada di sini. :D

Republika Online RSS Feed

Jadwal Waktu Sholat untuk Daerah Jakarta Raya dan Sekitarnya

Trafik Para Pembaca Blog

free counters