Seuntai Mutiara


Persahabatan sejati tidak terlihat dari banyaknya pertemuan. Tapi persahabatan sejati terlihat dari tulusnya seorang sahabat menyebut nama sahabatnya dalam setiap doanya.

"Semua pasti ada hikmahnya... Di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan... "

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

Orang yang paling berkesan dalam hidupmu adalah orang yang mampu mencintaimu ketika kamu bukan seseorang yang mudah dicintai





Minggu, 29 Agustus 2010

Hakim Di Kota Syibam Hadramaut Yaman

Sambil menunggu waktu buka puasa yang masih lama enaknya nyari-nyari bacaan bagus penarik hati pengobat jiwa. Akhirnya dapat juga bacaan bagus. Nih, aye copasin dari situs Majelis Al Anwar yang diposting tepat satu tahun yang lalu. Mumpung jaga kandang lagi sepi dan ndak ada masalah bisa cari bacaan yang lain lagi,,, hehehehehee,,, ^_^


Saturday, August 29, 2009, 15:54
Isian ini ada pada kategori Artikel

Dahulu ada seseorang memegang jabatan qodhi (hakim) di Syibam. Selama puluhan tahun tak ada seorang pun yang datang mengadu kepadanya. “Mengapa di antara kalian tak ada yang berkelahi, tak ada yang bersengketa,” keluhnya suatu hari kepada penduduk kota.
“Penghuni kota ini satu dengan lainnya telah didamaikan Quran,” jawab mereka,
Barang siapa memaafkan dan berbuat baik, maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. (QS Asy-Syuraa, 42:40)
“Mereka tidak butuh kamu. Apa yang hendak kau hakimi jika mereka telah bersatu.”

Ia hanya duduk bengong setiap hari. Penampilannya seorang hakim, namun perbuatannya seperti penganggur. Setiap hari ia masuk kantor, meski tak ada seorang pun mengunjunginya.
Setelah 14 tahun, datang dua orang menemuinya.
“Ada apa?” tanya pak hakim.
“Kami ada masalah,” jawab salah seorang tamunya.
“Alhamdulillah, selamat datang, selamat datang, selama bertahun-tahun aku merindukan kejadian ini. Kemarilah, duduklah, aku akan bertindak adil kepada kalian.”
Sang hakim bersiap-siap hendak memamerkan semua ilmunya, karena ini adalah kasus pertama yang akan ia adili selama 14 tahun masa bakti.
“Nah, ceritakanlah persoalanmu!”
“Aku membeli sebidang tanah dari orang ini. Dalam tanah itu ternyata ada harta karun emas. Pada harta itu terdapat tanda-tanda bahwa harta itu dari masa sebelum Islam yang berarti bahwa harta itu adalah rikaz.”
“Benar,” kata pak hakim.
“Kalau itu harta rikaz, maka sudah seharusnya menjadi milik pemilik tanah pertama. Aku lalu mendatanginya dengan membawa harta itu. Kukatakan kepadanya bahwa semua emas itu adalah miliknya. Namun, ia tidak mau menerima. Katanya ia telah menjual tanah itu kepadaku.”
“Aneh…, inikah pengaduanmu? Sekarang jawablah!” perintah pak hakim kepada tamunya yang lain.
“Pak Hakim yang mulia, tanah itu berikut isinya telah kujual, jadi aku tidak berhak lagi atas harta itu. Sewaktu menjual aku tidak berkata, ‘Kujual tanah ini tidak termasuk harta karunnya.’ Harta itu tersimpan dalam tanah yang telah kujual, maka sudah selayaknya harta itu menjadi milik si pembeli tanah.” “Sungguh aneh…, inikah jawabmu?”
“Ya.”
“Bagaimana pendapat kalian sekarang?”
“Pak Hakim yang mulia, Engkau mengetahui syariat-syariat Allah. Ambillah harta ini dan gunakanlah,” kata mereka berdua.
“Kalian hendak menyelamatkan diri dan membinasakan Pak Hakimmu, ya?! Tidak bisa begitu!” “Kalau begitu adililah kami.”
“Sabaaar…, bersabarlah…, kamu punya anak?”
“Ya, aku punya seorang puteri.”
“Kamu?”
“Aku punya seorang putera.”
“Baiklah, keluarkanlah 1/5 harta tersebut sebagai zakat karena itu adalah harta rikaz. Kemudian gunakanlah 4/5 sisanya untuk pernikahan putra-putri kalian. Sekarang pergilah kalian dari tempatku ini.”

Menakjubkan! Perhatikanlah pengaduan, pembelaan dan keputusan pak hakim. Subhanallah, Nabi SAW pernah menceritakan kejadian serupa yang dialami Bani Israil. Namun pada umat Muhammad SAW kejadiannya lebih menakjubkan lagi. Tiada keutamaan yang dialami umat terdahulu, kecuali dialami pula oleh umat ini, bahkan lebih menakjubkan lagi.


Sumber: Majelis Al Anwar


erpa
Ahad, 19 Ramadhan 1431 H / 29 Agustus 2010 M - 14.20 WIB

Jumat, 27 Agustus 2010

Sayuran Hijau Kurangi Risiko Diabetes Tipe 2

REPUBLIKA.CO.ID,Mereka yang mengonsumsi lebih banyak bayam dan sayuran hijau lain dapat mengurangi risiko diabetes Tipe 2, demikian hasil satu studi yang disiarkan Jumat di British Medical Journal (BMJ). Penelitian tersebut menjelajahi daerah kontroversial, dan penulisnya mengingatkan mengenai perlunya penyelidikan lebih lanjut guna mengonfirmasi temuan itu.

Satu tim yang dipimpin oleh Patrice Carter di University of Leicester, Inggris tengah, mengkaji enam studi yang melibatkan 220.000 orang untuk menyelidiki kaitan antara konsumsi buah dan sayuran dan diabetes Tipe 2, atau yang muncul saat orang mencapai usia dewasa. Mereka mendapati bahwa mengonsumsi satu-setengah lebih banyak porsi sayuran hijau mengurangi risiko diabetes sampai 14 persen, tapi mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran malah memiliki sedikit dampak.

Diabetes Tipe 2, bentuk diabetes paling umum, telah menyebar dengan cepat dari negara kaya ke negara ekonomi yang berkembang pesat saat gaya hidup kurang gerak, makanan yang mengandung gula, dan tubuh gemuk kian merajalela. Lebih dari 220 juta orang di seluruh dunia terserang penyakit itu, yang menewaskan lebih dari satu juta orang di seluruh dunia setiap tahun, demikian data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Sementara angka kegemukan meningkat, jumlah kematian berlipat antara 2005 dan 2020, kata WHO. Gizi dan olah raga diketahui sebagai faktor pencegah, tapi makanan mana yang paling baik dan mengapa masih ada perdebatan sebab sangat sedikit kajian yang berkualitas baik telah dilaksanakan, demikian laporan kantor berita Prancis, AFP.

Tim Carter menyatakan sayuran hijau bermanfaat karena tanaman itu memiliki kandungan magnesium dan anti-oksidan yang sangat tinggi, tapi studi lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap itu semua. Di dalam studi terpisah yang disiarkan pada Rabu (18/8) di British Journal of Pharmacology, beberapa ilmuwan Cina mengatakan komposisi yang disarikan dari berbagai reramuan China membantu mengurangi damapak diabetes Tipe 2 pada tikus.

Produk tersebut, yang dikenal dengan nama emodin, berisi enzim yang disebut 11-Beta-HSD1, yang memainkan peran penting dalam perlawanan terhadap insulin, hormon yang membantu membersihkan gula yang berlebih di dalam darah. Emodin antara lain dapat diekstrak dari ramuan Cina, "rhubarb" (rheum palmatum) dan "knotweed" (Polygonum cuspidatum) Jepang, kata laporan itu.

"Para peneliti masih perlu mengembangkan bahan kimia yang memiliki dampak serupa dengan emodin, dan melihat yang mana yang dapat digunakan di atnara keduanya sebagai obat pengobatan," kata Ying Leng dari Shanghai Institute of Materia Medica. Diabetes dikendalikan dengan dengan suntikan insulin dan tingkat gula darah. Jika tak terkendali, penyakit tersebut dapat mengakibatkan sakit jantung, kehilangan daya pandang, amputasi anggota tubuh dan gagal ginjal.
Red: Krisman Purwoko
Sumber: ant/AFP

Sumber: Republika Online


Untung aye pemakan sayuran hijau, tapi menerima juga lauk pauk yang tidak membosankan. :D


erpa
Jumuah, 17 Ramadhan 1431 H / 27 Agustus 2010 M - 14.45 WIB


Senin, 23 Agustus 2010

Met Milad Sahabat SD & SMP ku

Menunggu sahur tiba sambil jaga kandang bingung mau ngapain lagi selain setel mp3 dari bang Opick 4 album diputer berulang-ulang, jadi cari-cari kegiatan lain. Tapi apa yach ???

Eits, tunggu dulu... Di situ, di salah satu side bar di efbe ada notip salah satu temen bebuyutan ada yg milad hari ini. Mulai coba tes telefon bisa panas berapa jam nih... wkwkwkwk...

Moga jadi yang pertama ngucapin tapi jadi yang kedua namun jadi yan pertama berhasil gangguin tidurnya, wkwkwkwk... (setan mode ON)

Pengen gangguin malah aye yang dikerjain suruh ngucapin pake lagu... hahaha,,, emang dasar si heztul dah ah... :D

Yaaah, moga aja dirimu makin disayang Allah SWT, makin disayang orang tua dan calon mertua, juga anaknya calon mertua tentunya,,, ^_^

Makin sholehah, makin rajin, makin lancar urusannya, makin lancar rejekinya, makin didekatkan jodohnya, moga jadi di tanggal 10-10-10 n aye harap bisa dateng du tanggal tersebut tanpa terkena syndrom penjaga kandang akut. :D

Sekian... Tinggal 2 bulan lagi dan diriku entah kapan dan berapa lama dan dengan siapa,,, wallahu 'alam... ^_^





erpa
Senin, 13 Ramadhan 1431 H / 23 Agustus 2010 M - 07.25 WIB

Selintas Kata Tersurat


"It is not just words but the feeling in one's heart"

Terlintas di benak saya ketika menanggapi ada seseorang anak manusia yang sedang mencoba untuk mulai mengerti seperti apa rasa cinta kepada manusia lainnya.

Dzulhijjah 1430 H / Desember 2009 M

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Blog ini berisi pengalaman saya tentang pengetahuan seputar teknik komputer dan jaringan serta pengalaman-pengalaman lainnya yang bisa menginspirasi Anda. Selain itu berisikan semua hal dari uneg-uneg sampai motifasi dan renungan bagi diri pribadi. Juga gaya hidup dan informasi lainnya yang berguna ada di sini. :D

Republika Online RSS Feed

Jadwal Waktu Sholat untuk Daerah Jakarta Raya dan Sekitarnya

Trafik Para Pembaca Blog

free counters