Seuntai Mutiara


Persahabatan sejati tidak terlihat dari banyaknya pertemuan. Tapi persahabatan sejati terlihat dari tulusnya seorang sahabat menyebut nama sahabatnya dalam setiap doanya.

"Semua pasti ada hikmahnya... Di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan... "

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

Orang yang paling berkesan dalam hidupmu adalah orang yang mampu mencintaimu ketika kamu bukan seseorang yang mudah dicintai





Minggu, 30 November 2008

Bermalam di kantor

Akhirnya ku bermalam di kantor setelah sekian lama bekerja dan telah diatur shift kerja meskipun harusnya jadwal shift malam ku masih dua minggu lagi. Penyebabnya adalah pada saat ku mau pulang dari kantor jam 9 tiba-tiba ada gangguan dari tim lapangan yang mengejar target. Akhirnya, sampailah waktu menunjukkan jam 9 lebih dan tiba di pukul 10 malam.

Oleh karena sudah agak larut dan ku malas turun untuk pulang, ku putuskan untuk menemani rekan ku yang kebagian shift malam. Yah, hitung-hitung belajar satu masalah lagi. Permasalahan terus berlanjut hingga pukul 11 malam.

Setelah masalah bisa diselesaikan, ku tak bisa tidur padahal terasa kantuk. Akhirnya, ku paksakan diri untuk istirahat sejenak. Ku tarik dua buah kursi dan dengan seenaknya posisi ku tidur. Saat terbangun yah kepala rada pusing gitu. Bangun hampir jam tengah 6 pagi dan secepatnya sholat shubuh karena sang mentari telah menampakan sinarnya.

Jam 7 tiba. Niat ku untuk pulang menjadi sebuah dilematis. Mengapa ? Yah, karena siang ini juga jadwal shift ku hari ini. Jadi, kalau seandainya pulang, sampai rumah mandi makan tidur bangun lalu berangkat lagi, suatu pembuangan tenaga. Kalau tidak pulang, yah sarapan di kantor tidur dan bangun lagi nanti siang untuk jadwal shift siang.

Pilihan kedua itu akhirnya ku pilih. Setelah beli sarapan ke jalan, naik ke kantor lagi. Hari ini hari ahad dimana kebanyakan pegawai libur jadi lift sengaja dimatikan untuk efisien listrik. Lelah terasa saat naik ketimbang turun. Sehabis sarapan lalu mengistirahatkan diri di sofa pantry yang empuk. Terbangun tepat setengah satu siang. Ku sholat Dzuhur lalu siap-siap tangani masalah kembali.

Berarti ku 24 jam lebih tak pulang. Badan sudah terasa tak sedap aromanya. Ingin ku segera pulang dan bertemu dengan kelaurga ku. Inti dari yang ku simpan adalah "sesibuk-sibuknya bekerja haruslah ingat akan keluarga di rumah". Memang ada kalanya kita yang bekerja tidak cemas akan keadaan keluarga kita di rumah. Namun, sebaliknya keluarga di rumah setidaknya mengkhawatirkan kita. Ambil yang baik dari ku dan buang yang buruk dari ku.


erpa
2 Dzulhijjah 1429 H / 30 November 2008 M

Kamis, 20 November 2008

Minggu-minggu yang amat menegangkan



Aku minta kepada Allah setangkai bunga yang segar,
Ia beri aku kaktus berduri.
Aku minta kepada Allah binatang mungil nan cantik,
Ia beri aku ulat berbulu.

Aku sedih, protes dan kecewa.
Betapa tidak adilnya ini.

Namun kemudian...

Kaktus itu berbunga.
Indah, bahkan sangat indah.
Dan...
Ulat itu pun tumbuh.
Menjelma menjadi kupu-kupu yang amat cantik.

Itulah jalan Allah..
Indah pada waktunya!!!

Allah tidak memberi apa yang kita harapkan,
Namun Ia memberi apa yang kita perlukan.

Kadang kita sedih, kecewa dan terluka.
Tapi... jauh di atas segalanya.
Allah sedang merajut yang terbaik untuk kehidupan kita.

Allahu akbar...
Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang pandai bersyukur
atas segala karunia nikmat Allah.
Amin...
Subhanallah...

-----------------------

Tak terasa telah di minggu ke tiga bekerja....
Sungguh amat sangat berharga dari satu hari ke hari lainnya...

Sebelumnya memang terasa begitu berat untuk diriku di 3 minggu ini. Hal itu dikarenakan ku harus cepat beradaptasi dengan semua sistem yang ada. Jika tidak bisa, yah paling tidak mendapat teguran dari atasan. Namun, itu merupakan sebuah tantangan, bukan merupakan suatu penghalang.

Terkadang ku mendapat banyak sekali pelajaran dari univercity of life. Dari hari ke hari, selalu ada saja ada sebuah pelajaran yang dapat diambil. Baik itu pelajaran materil maupun moril.


erpa
22 Dzulqo'dah 1429 H / 21 Novembar 2008 M

Kamis, 30 Oktober 2008

Ied Fitr 1429 H


Ternyata, berlebaran di rumah itu cukup menyenangkan. Banyak kue2 yang dapat kuhabiskan sendiri (rakus mode ON). Tadinya sih membosankan (abisnya cuman sendirian di rumah...) Namun...
ternyata sobat-sobat lamaku masih cukup kompak untuk saling silaturahmi. Khususnya buat anak2 Sapadel (kalau ga tau, itu tu skolahan yang ada di deket kali...) yang entah bagemana kabarnya masing2 yang ku belum tau sebelumnya.


(Begini awal ceritanya...) Pertamanya sih gara2nya, 2 makhluk itu bertamu ke rumah dan cukup menyenangkan. Setelah sekian lama tak bersua dengan mereka (padahal cuma beberapa bulan. ga ketemu..) Padahal lagi enak2 tidur siang eh nelp2 gw... katanya mau ke rumah (Nah lohhh...) Terpaksa ku bangun dari tidur siang bolongku. Ternyata yang tadinya malu2 untuk menyantap hidangan eh malah pada ngambil sendiri (biasa anak muda jaman sekarang... sirup aje ampe nambah... hehehehe...)


Esoknya mulai merencanakan untuk silaturahmi ke rumah makhluk2 lainnya... Setelah rencana diumumkan mereka pun pulang ke habitatnya (kediamannya maksudku...) masing2. Esoknya, setelah mengerjakan tugas rumahan di saat liburan, ku berangkat ke base camp pertama. Meskipun jalan kaki di tengah siang yang terik (gapapa... dapet minuna)


Bagaikan terisolasi, ku tak pernah mendengar kabar temen2 lainnya, kecuali dari seseorang. Akhirnya, rencana itu pun dijalankan. Tadinya telah matang direncanakan untuk ke rumah si E tapi dia malah lagi jalan2 ma temen2nya yang lain.


Berpikir sejenak di salah satu base camp (yaelah....) Akhirnya, sepakat untuk memanggil satu makhluk lagi (meskipun merepotkan dia... masa jadi bolak balik...) Sorry ya Yud..:))



Akhirnya, mulai berjalan door to door mulai dari yang terdekat. Saling bertanya tentang kabar masing2... Namun... selalu ada satu pertanyaan yang selalu menghantuiku (pertanyaannya sih ndak serem cuma jawabannya gw selalu yang berbeda...) Tapi... mungkin di minggu ini, kalau tidak yah minggu depan, kalau ndak bisa juga 2 minggu lagi ... bulan depan juga gapapaaaaaa,,, insyaAllah kalau ditanya ku bisa jawab sama seperti mereka.


Dari satu rumah ke satu rumah. Ya, itulah salah satu kegiatan yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW yaitu bersilaturahmi.


Karena ada beberapa orang yang sedang dalam kesibukannya masing2, mereka tak dapat ditemui. Tapi gapapa lah,,, karena yang lain juga masih ada yang di rumahnya masing2. Acarapun berlalu setelah matahari mengisyaratkan senja dengan membenamkan dirinya di ufuk barat.


Tapi di lain waktu... semoga buat semua anak2 Sapadel yang masih teteup kompak, bisa kumpul2 lagi di acara dan stasiun yang sama (kaya program di tipi segala...) Ku tunggu saat2 itu..



Semoga masih diberi umur untuk kita semuanya...






erpa
30 Syawal 1429 H / 30 Oktober 2008 M



Selintas Kata Tersurat


"It is not just words but the feeling in one's heart"

Terlintas di benak saya ketika menanggapi ada seseorang anak manusia yang sedang mencoba untuk mulai mengerti seperti apa rasa cinta kepada manusia lainnya.

Dzulhijjah 1430 H / Desember 2009 M

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Blog ini berisi pengalaman saya tentang pengetahuan seputar teknik komputer dan jaringan serta pengalaman-pengalaman lainnya yang bisa menginspirasi Anda. Selain itu berisikan semua hal dari uneg-uneg sampai motifasi dan renungan bagi diri pribadi. Juga gaya hidup dan informasi lainnya yang berguna ada di sini. :D

Republika Online RSS Feed

Jadwal Waktu Sholat untuk Daerah Jakarta Raya dan Sekitarnya

Trafik Para Pembaca Blog

free counters