Seuntai Mutiara


Persahabatan sejati tidak terlihat dari banyaknya pertemuan. Tapi persahabatan sejati terlihat dari tulusnya seorang sahabat menyebut nama sahabatnya dalam setiap doanya.

"Semua pasti ada hikmahnya... Di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan... "

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai tetapi untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

Orang yang paling berkesan dalam hidupmu adalah orang yang mampu mencintaimu ketika kamu bukan seseorang yang mudah dicintai





Minggu, 19 Juni 2011

Nasi Goleng

Nemu cerita menarik dari fb siang hari ini. Moga bisa diambil ibroh, khusus buat si penulis umum buat pembaca sekalian. ^_^"

NASI GOLENG

Seorang cadel ingin membeli nasi goreng yang sering mangkal di dekat rumahnya.
Cadel: "Bang, beli nasi goleng satu"
Abang: "Apa ... ?"
Cadel: "Nasi goleng!"
Abang: "Apaan?" (Ngledek lagi)
Cadel: "Nasi goleng!!!!!"
Abang: "Ohh... nasi goleng..."

Sambil ditertawakan oleh pembeli yang lain dan pulanglah si cadel dengan sangat kesal. Sesampainya di rumah dia bertekad untuk berlatih mengucapkan "nasi goreng" dengan benar. Hingga akhirnya dia mampu mengucapkan dengan baik dan benar.


Hari 2 .....
Dengan perasaan bangga, si cadel ingin menunjukkan bahwa dia bisa mengucapkan pesanan dengan tidak cadel lagi.
Cadel: "Bang, saya mau beli NASI GORENG, bungkus!!!"
Abang: "Ohh ... pake apa?"
Cadel : ".... pake telol ....." (Sambil sedih)
Akhirnya kembali dia berlatih mengucapkan kata "telor" sampai benar.

Hari 3 .....
Untuk menunjukkan bahwa dia mampu, dia rela 3 hari berturut-turut makan nasi goreng.
Cadel: "Bang, beli NASI GORENG, pake TELOR!!!! Bungkus!"
Abang: "Ceplok atau dadar?"
Cadel: "Dadal...!" (dengan spontan)

Kembali dia berlatih dengan keras...

Hari 4........
Dengan modal 4 hari berlatih lidah, hari ini dia yakin mampu memesan dengan tanpa ditertawakan.
Cadel: "Bang, beli NASI GORENG, pake TELOR, di DADAR!!!!!"
Abang: "Hebat kamu ' del , udah nggak cadel lagi nich, harganya Rp.2,500.- ' del ."

Si cadel menyerahkan uang Rp 3.000,- kepada si abang, namun si abang tidak memberikan kembaliannya, hingga si cadel bertanya.
Cadel: "Bang, mana kembaliannya?"
Abang: "Oh iya, uang kamu Rp 3.000,- harganya Rp 2.500,-, kembaliannya berapa del ?" (sambil senyum ngledek) Si cadel gugup juga untuk menjawabnya , dia membayangkan besok bakal makan nasi goreng lagi.
Tapi akhirnya dia menjawab : "GOPEK... !!!" sambil tersenyum penuh kemenangan.



INTI DALI CELITA INI ADALAH :
HIDUPLAH TELUS DENGAN PENUH PELJUANGAN !!!
JANGAN MENYELAH YAH !


erpa
Ahad, 17 Rajab 1432 H / 19 Juni 2011 M - 15:15 WIB

Jumat, 17 Juni 2011

Berprasangka Baik

Jika engkau bertemu dengan seseorang, maka yakinilah bahwa dia lebih baik dari dirimu. Ucapkanlah dalam hatimu:
“Bisa jadi kedudukannya di sisi Allah jauh lebih baik dan lebih tinggi dariku.”

Jika bertemu dengan anak kecil, maka ucapkanlah (dalam hatimu):
“Anak ini belum bermaksiat kepada Allah, sedangkan diriku telah banyak bermaksiat kepada-Nya. Tentu anak ini jauh lebih baik dariku.”

Jika bertemu orang tua, maka ucapkanlah (dalam hatimu):
“Dia telah beribadah kepada Allah jauh lebih lama dariku, tentu dia lebih baik dariku.”

Jika bertemu dengan orang yang berilmu, maka ucapkanlah (dalam hatimu):
“Orang ini memperoleh karunia yang tidak akan kuperoleh, mencapai kedudukan yang tidak akan pernah kucapai, mengetahui apa yang tidak kuketahui, dan dia mengamalkan ilmunya, tentu dia lebih baik dariku.”

Jika bertemu dengan seorang yang bodoh, maka katakanlah (dalam hatimu):
“Orang ini bermaksiat kepada Allah karena dia bodoh (tidak tahu), sedangkan aku bermaksiat kepada-Nya padahal aku mengetahui akibatnya. Dan aku tidak tahu bagaimana akhir umurku dan umurnya kelak. Dia tentu lebih baik dariku.”

Jika bertemu dengan orang kafir, maka katakanlah (dalam hatimu):
“Aku tidak tahu bagaimana keadaannya kelak. Bisa jadi di akhir usianya dia memeluk agama islam dan beramal sholeh, dan bisa jadi di akhir usia, diriku kufur dan berbuat buruk.”

—    

Syeikh Abdul Qadir Al Jailani


erpa
Jumuah, 15 Rajab 1432 H / 17 Juni 2011 M - 07:14 WIB

Minggu, 12 Juni 2011

Pengap Menyergap

Apa perlu ku teriakkan apa yang kuingin dari kalian ??? Meski dengan isyarat pun kalian tidak merasa. Batu atau beton kah hati kalian ??? Masih lebih lembut mereka yang bisa dipecah dengan palu.

Apa perlu diriku lagi lagi yang menjadi korban ??? Sampai ku mati. Sampai kalian baru merasakan bagaimana menjadi diri yang selalu sendiri ini. Sekiranya ku lupa dan ku tak ingin lanjutkan semua, bisa saja ku lepas semua beban ini.

Selintas Kata Tersurat


"It is not just words but the feeling in one's heart"

Terlintas di benak saya ketika menanggapi ada seseorang anak manusia yang sedang mencoba untuk mulai mengerti seperti apa rasa cinta kepada manusia lainnya.

Dzulhijjah 1430 H / Desember 2009 M

Mengenai Saya

Foto saya
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia
Blog ini berisi pengalaman saya tentang pengetahuan seputar teknik komputer dan jaringan serta pengalaman-pengalaman lainnya yang bisa menginspirasi Anda. Selain itu berisikan semua hal dari uneg-uneg sampai motifasi dan renungan bagi diri pribadi. Juga gaya hidup dan informasi lainnya yang berguna ada di sini. :D

Republika Online RSS Feed

Jadwal Waktu Sholat untuk Daerah Jakarta Raya dan Sekitarnya

Trafik Para Pembaca Blog

free counters